Halal Bihalal Virtual Bersama Dirjen Badilag, Pengadilan Agama Nunukan Ikut Ambil Bagian
Nunukan, 01 April 2026, pa-nunukan.go.id
Pengadilan Agama Nunukan menghadiri kegiatan Halalbihalal Keluarga Besar Peradilan Agama Seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama secara virtual melalui Zoom Meeting pada Rabu, tanggal 01 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah islamiyah pasca Hari Raya Idulfitri 1447 H di lingkungan peradilan agama.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Pengadilan Agama Nunukan dari Ruang Media Center pada pukul 10.30 WITA. Meskipun dilaksanakan secara daring, seluruh rangkaian acara tetap berlangsung dengan khidmat, diikuti oleh satuan kerja peradilan agama dari seluruh Indonesia. Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua PA Nunukan, Ibu Rufaidah Idris, S.H.I., hadir bersama Hakim Ibu Nur Afifah, S.H., Ibu Zuhriah, S.H.I., M.H., serta Panitera Bapak Abdurrahman, S.Ag. Kehadiran para pimpinan dan hakim ini mencerminkan komitmen kuat dalam menjaga kebersamaan serta mempererat hubungan kelembagaan di lingkungan peradilan agama.

Kegiatan Halalbihalal tersebut secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Halalbihalal bukan hanya sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan sebagai momentum refleksi untuk meningkatkan kualitas kinerja sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam organisasi. Selain itu, beliau juga mengingatkan bahwa Idulfitri hendaknya dijadikan sebagai titik awal untuk memperkokoh integritas dan profesionalisme, serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan hukum yang berkeadilan, transparan, dan akuntabel.
Selanjutnya, acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Bachtiar Nasir, Lc., M.M., dengan mengangkat tema “Integritas dan Profesionalitas”. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa integritas tidak hanya sebatas sikap jujur di hadapan manusia, tetapi juga berakar pada kesadaran spiritual bahwa setiap tindakan berada dalam pengawasan Allah SWT. Oleh karena itu, integritas menjadi dasar utama sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada Tuhan, sebelum akhirnya dipertanggungjawabkan kepada sesama manusia.Beliu juga menegaskan bahwa profesionalitas tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan teknis dan kompetensi dalam bekerja, tetapi juga mencerminkan kesungguhan dalam memberikan pelayanan terbaik yang diniatkan sebagai bagian dari ibadah kita kepada Allah SWT.

Dengan terselenggaranya kegiatan Halalbihalal ini, diharapkan bagi Pengadilan Agama Nunukan dan juga seluruh aparatur di lingkungan peradilan agama pada umumnya, dapat semakin mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Momentum ini juga menjadi pengingat untuk terus memberikan pelayanan hukum yang terbaik, berkeadilan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.